Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Parlemen negara bagian Texas meloloskan proposal anggaran belanja negara yang menghilangkan alokasi belanja Windows Vista. Hal itu membuat sejumlah komputer di lingkungan pemerintahan negara bagian Texas takkan menggunakan kembali sistem operasi besutan Microsoft, Windows Vista.

Rencana pemblokiran Windows Vista dari komputer di lingkungan pemerintahan itu diungkapkan senator asal Parta Demokrat, Juan Hinojosa, seperti dilansir ComputerWorld,

Penggunaan Windows Vista dinilai Hinojosa telah membuat anggaran belanja pemerintah membengkak. Selain itu, Windows Vista juga dinilai memiliki banyak masalah.

"Kami tidak bermaksud untuk membuang Microsoft pelan-pelan, tapi masalahnya kelemahan Windows Vista memang telah diketahui semua orang dan saya pikir sistem operasi Windows XP masih dapat bekerja dengan baik," kata Hinojosa.

Menanggapi langkah pemerintah Texas itu, Microsoft mengatakan sangat terkejut, dan akan melihat lebih lanjut penerapan kebijakan itu. Microsoft telah lama memiliki hubungan dengan Texas. Micorosoft memiliki sekira 1.500 karyawan di wilayah negara bagian itu. Microsoft juga mengeluarkan dana sekira USD500 juta untuk membuka data center di wilayah tersebut, tahun lalu.

Microsoft selama ini memang menguasai penggunaan sistem operasi komputer di Texas. Berdasarkan data Department of Information Resources, Texas, sebanyak 44 instansi di wilayahnya membelanjakan sekira USD6,1 juta untuk mengupgrade sistem operasi komputernya menjadi Windows Vista.

Menurut Hinojosa, Microsoft juga telah memonopoli penggunaan software OS di pemerintahan. Sekira 99 persen sistem operasi di 137.500 desktop dan laptop milik negara, sedangkan pemerintah hanya memiliki 1.500 unit Mac
Baca Selengkapnya......
Micro XP adalah salah satu jenis Operating System berbsis Windows (Windows XP) yang ukuranya sangat mini yaitu hanya 81 Mb. Walaupun ukurannya mini tapi Micro XP tetap bisa berjalan layaknya Windows XP biasa, karena OS ini bisa menjalankan 99% program yang biasanya dijalankan di Windows XP.Micro XP juga bisa digunakan untuk bermain game, bahkan sampai sekarang belum ada satu laporanpun yang menyatakan bahwa ada game yang tidak bisa dijalankan di Micro XP. Artinya semua game yang bisa dialankan di Windows XP juga bisa berjalan di Micro XP.

Sesuai dengan namanya, Micro XP memiliki ukuran yang sangat kecil yaitu installer nya hanya berukuran 81 Mb dan windows foldernya hanya berukuran 199Mb. Proses instalasi cuma memakan waktu sekitar 5 menit 30 detik. Wew.. kecil banget kan, cepet lagi nginstalnya. Dan ternyata terbukti bro, Micro Xp emang enteng banget, proses booting dan loggon ke windows nya cepat banget. jauh lebih cepet daripada Windows XP. Cocok banget buat yang maniak game, cz buat ngegame juga enteng banget, loadingnya ga pake lama.
Microsoft Windows MicroXP v0.82.part1.rar
Microsoft Windows MicroXP v0.82.part2.rar
Atau
Microsoft Windows MicroXP v0.82.part1.rar Easyshare
Microsoft Windows MicroXP v0.82.part.rar Easyshare
Baca Selengkapnya......

PANDA ANTIVIRUS PRO 2009

On Senin, Maret 16, 2009 0 komentar
PANDA ANTIVIRUS Pro 2009 terbaru meru-pakan pelindung bagi komputer Anda yang mudah digunakan dan memiliki perlindungan intuitif. Lakukan instalasi dan segera lupakan virus, spyware, rootkit, hacker, pencuri online dan pembajak identitas. Berterimakasihlah kepada teknologi Collective Intelligence terbaru, yang mempercepat kinerja dibandingkan versi sebelumnya.

Anti-Malware Engine

Secara otomatis mendeteksi dan menghancurkan virus, spyware, trojan, rootkit, bot, dan malware lainnya sebelum mereka menginfeksi komputer.

* Memindai secara real time maupun ketika diinginkan.
* Memindai e-mail yang masuk pada semua e-mail client.
* Memindai trafik Internet dan IM.
* Menghapus semua jejak spyware di komputer.

Perlindungan Proaktif Tingkat Lanjut

Teknologi dari Panda Security dikenal luas sebagai yang paling efektif dalammenangani malware baru maupun yang belum diketahui.

* Genetic Heuristic Engine dikombinasikan dengan alogaritma tingkat lanjut untuk mendeteksi varian baru dari beragam jenis malware berbahaya.
* TruPrevent Technologies 2.0 secara diam-diam menganalisis sifat program, memblokir aktivitas yang dapat merusak komputer.

Firewall Pribadi

Melindungi komputer Anda dari internet worm dan serangan hacker.

* Konfigurasi otomatis pintar yang memeriksa aplikasi ketika berjalan.
* Melindungi komputer dari hacker.
* Wireless monitor memantau jaringan wireless dari serangan penyusup.
* Melindungi celah keamanan yang telah diketahui maupun belum.

Anti-Phishing Filter

Mengenali e-mail jahat dan melindungi Anda dari scam ketika melakukan aktivitas online.

Anti-Banking Trojan Engine

Mendeteksi malware pencuri identitas yang digunakan untuk mencuri data penting aktivitas banking Anda. Teknik deteksi heuristik dan generik menjamin perlindungan maksimum.

Anti-Rootkit Technology

Mendeteksi dan menghapus secara diam-diam rootkit terinstal yang sering digunakan oleh untuk menyerang produk antivirus tradisional.
Baca Selengkapnya......
Virgear memang virus biasa saja, artinya ia tidak memiliki teknikinfeksi yang kompleks seperti halnya yang dilakukan virus lama Brontok maupun Maxtrox yang baru–baru ini menyebar.

Virgear dibuat menggunakan Visual Basic. Sampai tulisan ini dibuat, terdapat tiga varian dari Virgear yang kami dapat. Varian pertama yang kami temukan memiliki ukuran fi le sebesar 16.896 bytes, yang kemungkinan besar di-pack menggunakan UPX dan di-scramble untuk menyembunyikan identitas dari packer yang digunakan. Yang kedua, memiliki ukuran fi le sebesar 49.152 bytes, murni tanpa di-pack. Dan yang ketiga, atau Virgear.C, memiliki ukuran sebesar 19.968, yang juga kemungkinan besar di-pack menggunakan UPX dan di-scramble seperti halnya varian pertama.

Yang akan coba dibahas kali ini adalah varian Virgear.A. Walaupun sebenarnya perbedaan dari setiap varian tidaklah terlalu signifikan, hanya di nama–nama fi le virus yang digunakan untuk menyebar. Dan satu hal yang tidak berubah antara varian yang satu dengan yang lainnya adalah icon yang digunakan. Ia menggunakan icon yang mirip dengan file .MP3 milik aplikasi WinAmp. Yang dilakukannya ini cukup banyak menipu para korbannya. Walaupun sebenarnya hal ini tidak perlu terjadi, jika Anda mampu membedakannya antara file asli dan file virus.

Bersarang di System

Ia akan meng-copy-kan beberapa file yang merupakan duplikat dari dirinya ke direktori yang ia beri nama system. Direktori ini terletak di bawah direktori System32 milik Windows. Pada direktori tersebut akan terdapat beberapa file dengan nama VirGear.exe, smss.exe, Gazette.exe, Gazerock.exe, dan Nugen. exe. Direktori system dan kelima file tersebut ber-attribut hidden dan system, jadi secara setting-an default Windows tidak akan terlihat oleh kasat mata. Lalu, kelima file itu akan ia jalankan.

Untuk dapat aktif otomatis, ia membuat beberapa item baru di Registry Run dengan nama seperti Winamps, Nullsoft, JetAduio, CoolEditV2, dan AdobeAudition. Nama yang dibuat memang terlihat mirip dengan nama beberapa aplikasi multimedia. Tentu saja ini bertujuan untuk tidak membuat user curiga.

Saat user menjalankan file virus, ia akan mencoba untuk membuka file Clock.avi yang secara default terletak pada direktoriWindows untuk dijalankan pada Windows Media Player. Pada rutin virusnya terlihat bahwa fungsi ini akan diaktifkan apabila virus dijalankan bukan pada direktori induknya, yakni system.

Matikan UAC

Untuk melancarkan aksinya ia mengeset registry untuk tidak menampilkan file hidden dan system, serta menyembunyikan setiap extension yang dikenali oleh Windows. Selain itu, fungsi windows lainnya seperti System Restore dan Find/Search juga ia disable. Serta, ia pun mencoba untuk mematikan UAC (User Account Control) yang ada pada Windows Vista. Walaupun sebenarnya, virus ini tidak dapat berjalan mulus di Vista pada user account selain administrator, tentu saja karena terbentur masalah privilages yang lebih ketat dibandingkan operating system sebelumnya, terkecuali memang Anda dengan sengaja menjalankan dengan perintah “Run as administrator”.

Matikan Virus Lain

Untuk menjadi penguasa tunggal di komputer terinfeksi, ia mencoba untuk mematikan virus lain dengan memasukkan nama file yang dikenal sebagai nama file induk virus tersebut pada Registry Image File Execution Options, seperti kspoold. exe, HokageFile.exe, atau HOKAGE4.exe. Selain itu, ia pun menambahkan beberapa nama file lain seperti Setup.exe, In-stall.exe, msiexec.exe, regedit.exe, dan juga nama file antivirus termasuk PCMAV-CLN.exe dan PCMAV-RTP.exe.

Selain itu, virus ini juga menghalau user untuk masuk dalam modus safe-mode, dengan menghapus setingan yang berkaitan ini di Registry.

Timer Penyebaran

Virus ini memiliki komponen Timer. Salah satunya komponen Timer yang ia namakan Penyebaran. Timer ini diset untuk memiliki interval sebesar 60000ms. Ia bertugas untuk membuat file induk dan menyebarkan diri ke setiap drive yang ia temukan, termasuk Remote Drive. Artinya, ia juga dapat menyerang drive yang di share pada jaringan setempat.

Pada saat menyerang removable drive ataupun remote drive, ia akan menciptakan dua buah fi le baru dengan nama Autorun.inf dan Winamps.exe dengan attribut hidden dan system. Selain itu, sebuah direktori baru dengan nama My Music 2008 juga akan diciptakan, pada direktori tersebut akan berisi banyak sekali file MP3 palsu yang sebenarnya merupakan virus itu sendiri. Nama yang ia gunakan seperti Agnes_Monica_-_Mataha-riku__Ost._Jelita_.mp3 ,.exe, Dewiq_feat_Kaka_-_BeTe.mp3,.exe, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dan nama – nama ini yang selalu di-update di setiap varian barunya.

Jika Anda lebih teliti, terdapat beberapa kejanggalan pada nama file tersebut. Contohnya pada virus ini, terdapat tanda titik setelah ekstensi, misalkan “Agnes Monica.mp3.”. Tanda titik tersebut mengisyaratkan bahwa sebenarnya terdapat extension asli dibelakang extension tersebut. Secara default Windows, extension asli ini tidak akan diperlihatkan, apalagi virus ini pun juga mengeset Windows untuk tidak menampilkan extension asli. Selanjutnya, Anda ubah tampilan Windows Explorer ke modus Details (View -> Details), di bagian Type akan terlihat tipedari file tersebut. File MP3 yang asli memiliki Type contohnya seperti “MPEG Layer 3 Audio File”, “MP3 Format Sound”, atau sejenisnya. Jika Type nya adalah Application, bisa dipastikan itu adalah virus. Selain itu, lihat juga tampilan dari fi le tersebut. Apabila file yang Anda curigai memiliki jumlah spasi yang sangat banyak terutama di bagian akhir, Anda juga harus waspada, karena bisa jadi diakhir spasi yang segitu banyak terdapat extension asli virus yang sebenarnya, misalkan seperti yang dilakukan oleh virus ini “Dewiq_feat_Kaka_-_BeTe.mp3 [%spasi yang sangat banyak%] ,.exe”. Terlihat bahwa extension asli file tersebut adalah EXE (executable) dan bukanlah MP3. Maka dari itu, lebih baik setting-lah Windows Explorer Anda dengan masuk ke menu Folder Options, lalu memilih “Show hidden files and folders”, serta menghapus centangan ([1]) pada “Hide extensions for known fi le types” dan “Hide protected operating system fi les (Recommended)”.

Cari dan Hapus!

Beberapa pembaca mengaku bahwa saat melakukan pembasmian menggunakan PCMAV, ia menghapus setiap file MP3 yang telah terinfeksi oleh virus ini. Padahal kenyataan sebenarnya adalah virus ini tidak menginfeksi atau lebih tepatnya menginjeksi masuk ke dalam file MP3 tersebut. Yang ia lakukan adalah mencari ke setiap penjuru drive akan keberadaan file MP3, jika ia menemukannya, maka akan langsung ia hapus dan digantikan dengan file virus dengan nama yang hampir mirip dengan nama file aslinya. Jadi, file MP3 Anda yang asli memang benar–benar dihapus oleh virus ini tanpa ampun. Dan sedihnya lagi, hal ini tidak ia lakukan hanya pada fi le MP3 saja, melainkan juga pada file .3GP, .AVI, .RM, .WMV, .ASF, .MPG, .MPEG, dan .MP4.
Baca Selengkapnya......
Salah satu yang membuat industri komputer dituding sebagai penyebab rusaknya lingkungan adalah, pemakaian listrik dengan konsumsi yang sangat besar. Bahkan, dalam keadaan mati pun, komputer tetap menyerap listrik.

Demi mengatasi masalah tersebut, vendor Personal Computer (PC) Fujitsu Siemens berencana untuk meluncurkan desktop The Esprimo 7935, yang diklaim mampu dapat menggunaka listrik seirit mungkin. Pasalnya, jika selama ini PC biasa dalam posisi mati, tetap menyerap listrik antara 1 sampai 4 watt, maka tidak dengan produk keluaran.

"The Esperimo 7935 tidak memakai listrik hingga nol watt saat tidak digunakan, bahkan tanpa harus mencabut kabel kontak," ungkap Lothar Lechtenberg, juru bicara Fujitsu Seimens, seperti yang dilansir PC World (Senin 2/3/2009), saat pameran elektronik Cebit Trade Fair di Hanover, Jerman.

Mereka pun menjamin, kalau ini akan menguntungkan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Karena bisa dibayangkan, jika sebelumnya dalam satu perusahaan dengan banyak PC, akan tetap terus membayar pengeluaran listrik, meski PC tersebut dalam kondisi tidak digunakan. Dan masalah tersebut akan diselesaikan.

"Perusahaan akan mampu menghemat pengeluaran hingga 89 persen. Karena The Esprimo 7935, menghadirkan sebuah solusi yang baru," sambung Lechtenberg

Baca Selengkapnya......

Melanjutkan inovasi seputar prosesor Intel Atom untuk menambah segmentasi pasar baru, Intel Corporation gelontorkan empat versi prosesor khusus dan dua sistem controller hub baru yang menambah jajaran produk dari divisi 'embedded' Intel.

Produk-produk terbaru dari prosesor seri Intel Atom Z5xx tersebut menawarkan pilihan untuk industrial-temperature, termasuk pilihan ukuran kemasan berbeda yang lebih cocok digunakan pada perangkat in-car infotainment, media phone, eco-technology dan penggunaan aplikasi khusus lainnya di industri.

Prosesor Intel Atom yang hemat energi inilah yang melatarbelakangi pertumbuhan Intel ke pangsa pasar baru yang berhubungan dengan komputasi, menambah kepopuleran arsitektur Intel ke industri embedded seperti pada automotive in-vehicle infotainment (IVI), industri control and automation, dan media phone. Produk tersebut juga memungkinkan pengembangan inovasi pasar dengan mengintegrasikan grafik 2D dan 3D, video acceleration dan dukungan untuk berbagai macam sistem operasi termasuk beberapa versi Windows dan Linux.

"Dengan tambahan produk-produk terbaru ini, kami dapat menghadirkan keunggulan dari prosesor Intel untuk penggunaan, perangkat dan pihak yang mengembangkan produk untuk digunakan pada lingkungan kerja dengan suhu ruangan yang tak terkendali, dengan tetap memperhatikan kebutuhan daya rendah," kata Doug Davis, vice president Digital Enterprise Group dan general manager Embedded and Communications Group, Intel, melalui keterangan resminya, Rabu (4/3/2009).

"Produk ini akan memenuhi kebutuhan dari industri embedded dengan pangsa pasar baru yang akan memiliki peran besar dalam menghadirkan konektivitas dan fungsionalitas yang dibutuhkan pada beragam perangkat yang berhubungan dengan embedded internet, dan diharapkan tumbuh dengan perkiraan sekitar 15 miliar perangkat pada 2015," tambah Davis yang mengutip laporan John Gantz dari IDC, Januari lalu, yang berjudul 'The Embedded Internet: Methodology and Findings'.

Prosesor Intel Atom adalah prosesor Intel dengan ukuran terkecil, menggunakan transistor terkecil dan paling hemat energi di dunia. Pengalaman Intel embedded computing division selama 30 tahun fokus untuk mesin, perangkat dan peralatan yang memiliki kemampuan untuk komputasi dan berinternet namun tidak dengan PC tradisional, laptop ataupun server. Intel menawarkan siklus produk yang panjang selama 7 tahun untuk area yang membutuhkan siklus produk yang lebih panjang, seperti IVI.

Selain penggunaan di mobil, prosesor seri Intel Atom Z5xx juga ditujukan untuk kategori baru perangkat komunikasi berbasis internet yang disebut Intel sebagai 'media phones'. Seri Intel Atom Z5xx memiliki kemasan dan kebutuhan daya yang ideal untuk media phone, yang dapat memberikan layanan komunikasi melalui protokol internet (IP) yang mudah, one-touch access untuk penggunaan lifestyle seperti e-mail, text messaging, informasi cuaca, YouTube, ramalan bintang dan album foto digital.

Untuk mempercepat hadirnya kategori perangkat baru ini, Intel hari ini memperkenalkan Intel Media Phone Reference Design yang akan memfasilitasi pengembangan solusi hardware hingga dapat dihadirkan ke pasar. Platform hardware untuk proses pengembangan ini meliputi skema dan sekumpulan software yang sudah divalidasi.

Produk baru ini akan tersedia pada kuartal kedua. Intel menawarkan beragam spektrum seperti embedded silicon, teknologi, komponen dan alat yang memungkinkan bisnis dapat memenuhi kebutuhan platform yang ketat dan jadwal pengembangan yang kompetitif. Prosesor berbasis arsitektur Intel memberikan peningkatan kinerja efisiensi energi, dengan ketersediaan catu daya dan ruang yang terbatas untuk penggunaan pada perangkat embedded.

Baca Selengkapnya......
Pakai Utiliti
Anda bisa pakai peranti yang mampu menghilangkan logic bad sector dan memperbaikinya. Asal tahu saja, bad sector dibagi jadi dua: logic dan physic. Peranti itu membuat hard disk kembali bekerja dengan “menghapus” bad sector-nya.

Hard disk biasanya dipaketkan dengan suatu peranti lunak untuk fungsi manajemen sekaligus perbaikan. Misalnya, Maxtor dan Quantum punya MaxBlast, Samsung punya ClearHDD, Seagate punya Seagate Format, Western Digital punya Old DLG Diagnostic, dan Fujitsu punya FJ-IDE Drive Initializer Utility.

Anda tidak wajib pakai peranti lunak paketan. Anda bisa juga pakai peranti lain. Perbaikan hard disk yang dijelaskan pada artikel ini memakai SpinRite (www.grc.com). Peranti lunak ini buatan Gibson Research ini cukup baik buat mengatasi masalah bad sector pada hard disk. Versi terbaru peranti ini—versi 6,0—seharga US$ 89.

SpinRite mendukung FAT, NTFS, Linux, Novell, drive dengan beberapa sistem operasi serta hard disk yang belum diformat. Cara menggunakannya mudah saja. Tinggal ikuti langkah-langkah ini.

1. Buat disket atau CD yang bisa boot. Buatnya di SpinRite. Klik [Create Boot Diskette], [Create ISO or Image File], atau [Install SpinRite on Drive]. Biar gampang, pilih bikin CD bootable. Asal tahu, SpinRite hanya berjalan dalam modus DOS.

2. Setelah file image sudah jadi, gunakan software pembakar CD, seperti Nero Burning ROM, untuk membuat CD. Restart komputer dan boot dengan CD yang barusan dibuat.

3. SpinRite punya 5 opsi atau level. Level yang kemungkinan besar Anda butuhkan adalah level 2 ataupun level 4. Tindakan di level 2 adalah pengembalian data, sedangkan level 4 adalah pemeliharaan drive dan analisis. Pilih saja tindakan yang ingin Anda lakukan.

4. Level apa pun yang Anda pilih, Anda akan diminta untuk memilih drive atau partisi yang ingin Anda periksa atau perbaiki. Setelah itu, lihat atau ubah opsi bagaimana SpinRite memeriksa hard disk Anda. Kalau sudah, lanjutkan dengan langkah selanjutnya yakni menguji kinerja drive.

Proses pemeriksaan bisa berjalan beberapa jam, tergantung kapasitas dan kecepatan hard disk. Menurut informasi dari pembuatnya, kecepatan maksimal SpinRite adalah 120GB per jam.

Tetapi, banyak hal yang memengaruhi kecepatan pemeriksaan itu, misalnya kerusakan hard disk, dukungan Ultra DMA, atau konfigurasi sistem. Untungnya, Anda bisa menghentikan proses pemeriksaan untuk dilanjutkan di lain waktu. Agar tidak perlu mengulang, catat saja posisi pemerikaan ketika Anda menghentikan proses.

Kalau SpinRite mendeteksi perlunya perbaikan, SpinRite akan langsung bekerja di Level 4 untuk memperbaiki dan mengembalikan data. Level 4 kembali memakan waktu yang tidak sebentar. Hitungan waktu pengerjaan bisa dalam satuan jam bahkan hari, lagi-lagi tergantung kerusakan.

SpinRite punya screen saver yang aktif ketika SpinRite sedang bekerja. Anda bisa pula menampilkan jalannya proses yang sedang berlangsung. Jika hard disk Anda mendukung fitur pembacaan suhu, SpinRite akan melaporkan informasi suhu hard disk. Temperatur hard disk akan naik terus saat SpinRite memperbaiki data Anda.

Ketika bekerja, SpinRite juga memiliki opsi untuk melihat lebih dekat proses perbaikan yang berlangsung. Opsi tersebut namanya adalah “DynaStat Data Recovery”.

Jika hard disk masih rusak setelah diperbaiki dengan peranti seperti SpinRite, barangkali memang sudah waktunya Anda mengganti hard disk baru.
Baca Selengkapnya......
Kaspersky Lab, sebuah pengembang sistem keamanan konten manajemen, mendeteksi sebuah modifikasi baru dari malware Kido atau juga disebut Conficker. Varian terbaru ini berbeda dari yang sebelumnya karena ia menambah fungsi Trojan yang ada pada versi program berbahaya yang sebelumnya.

Net-Worm.Win32.Kido.ip, Net-Worm.Win32.Kido.iq, dan varian lainnya adalah bentuk modifikasi terbaru dari Kido yang dapat mencegah fungsi produk antivirus pada komputer yang terinfeksi. Varian baru dari program berbahaya ini juga mengunduh update harian sebanyak 50.000. Padahal, versi sebelumnya hanya 250 kali. Kaspersky Lab telah memasukkannya ke dalam daftar virus baru sejak 7 Maret.

"Sejauh ini, versi baru Kido tidak menunjukkan ancaman yang mewabah," kata Vitaly Kamluk, ahli antivirus senior. "Meski demikian, jika versi Kido yang sekarang digantikan oleh varian yang terbaru, akan sangat sulit untuk memerangi pembuat program berbahaya ini."

Kido yang merupakan menyerang sebagai worm juga memiliki fungsi pengunduh Trojan, yang berarti ia mengirimkan program berbahaya untuk menginfeksi komputer. Bahkan serangan ini juga menempatkan bootnet, semacam vampir yang menetap di komputer dan siap diperintah dari jarak jauh untuk melakukan apa saja.

Selain melakukan update antivirus, Kaspersky Lab menganjurkan agar semua pengguna meng-install update keamanan sistem operasi Windows (http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS08-067.mspx). Sebuah solusi antivirus dengan database yang up-to-date dan sebuah firewall yang benar dapat mencegah infeksi. Pengguna produk antivirus Kaspersky Lab yang telah meng-install update keamanan yang dikeluarkan oleh Microsoft sudah terlindung dari Kido.

Infeksi Kido pertama terdeteksi pada bulan November 2008 dan telah menyebar hingga jutaan komputer di seluruh dunia dalam waktu beberapa bulan dengan puluhan ribu di antaranya di Indonesia. Penyebarannya sangat cepat melalui jaringan intranet sehingga membuatnya sulit dicegah penyebarannya.

Saat ini serangan Kido menempati urutan teratas dalam daftar serangan komputer di Indonesia. Kaspersky. Laporan terakhir yang dirilis Kaspersky, selama seminggu dari 26 Februari hingga 5 Maret 2009, serangan Kido dilaporkan sebesar 23,96 persen.

Baca Selengkapnya......

Ganti Wallpaper Toolbar

On Rabu, Maret 11, 2009 0 komentar
Anda bisa saja membuat Windows Explorer tampil lebih menarik. Caranya, hiasi toolbar Windows Explorer dengan gambar. Toolbar yang biasanya tampil dengan warna coklat polos tanpa motif bisa berubah menjadi toolbar dengan gambar pilihan kita.

Berikut adalah langkah-langkah untuk menghiasi toolbar dengan gambar.
1. Siapkan gambar untuk dijadikan latar belakang Windows Explorer. Lebar gambarnya sekitar 80 pixel, sedangkan panjangnya terserah Anda.
2. Ingat-ingat lokasi penyimpanan gambar tersebut dan pastikan gambar tersebut disimpan dengan format bitmap (BMP).
3. Buat sebuah file registry dengan menggunakan Notepad atau penyunting teks lainnya. Ketikkan skrip ini.

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CURRENT_USER-Software-Microsoft-Internet Explorer-Toolbar]
"BackBitmap"="D:--Wallpaper--Gambar BLEACH--title.bmp"

Baris pertama menandakan bawah Registry Editor yang digunakan adalah Registry Editor versi 5 yang digunakan di Windows 2000, XP, atau NT. Kalau Anda memakai Windows 98 atau ME, ketikkan “REGEDIT4”. Baris berikutnya adalah letak file latar belakang yang hendak menghiasi toobar. Jika Anda tidak tahu letak filenya, klik kanan pada file latar belakang, klik [Properties], lalu salin tulisan yang ada pada bagian sebelah kanan Location. Jangan lupa, pada registry, direktori menggunakan “--”, bukan “-” seperti di Properties.

4. Selanjutnya simpan file tersebut dengan ekstensi REG. Caranya klik [File] > [Save As]. Di bagian “Save as type:” pilih [All Files], dan ketikkan nama file dengan ekstensi REG.
Baca Selengkapnya......
Windows Vista datang dengan segudang fitur. Beberapa fitur membuat tampilan Vista sangat menarik, beberapa fitur bisa membantu orang kantoran, beberapa fitur harus berjalan agar Vista berfungsi.

Sayang, sekian dari beberapa fitur itu bisa membikin kerja komputer menurun. Fitur yang mempercantik tampilan Vista ternyata menjadi beban bagi kerja kartu grafis. Fitur buat orang kantoran yang tidak dipakai orang rumahan membebani memori. Fitur-fitur yang kurang terpakai itu baiknya dimatikan saja agar kerja komputer lebih cepat.

Tepatnya, fitur apa saja yang harus dimatikan? Apa semua fitur yang PCplus beritahu di artikel ini? Tidak ada jawaban yang pasti, tergantung pada bagaimana komputer digunakan dan selera sang empunya komputer. Pada laptop milik PCplus, hanya sebagian fitur yang dimatikan.

Sebelum mengutak-atik fitur Vista, sebaiknya bikin dulu “restore point”. Jadi, kalau ada apa-apa setelah sebuah fitur dimatikan, tinggal kembali lagi ke “restore point” itu.

Sidebar
Sidebar berisi aplikasi-aplikasi kecil, seperti jam, slide show foto, serta RSS. Pengguna PC harus membayar dengan menurunnya kerja komputer untuk hal-hal kecil itu. Kalau dimatikan, kerja PC bisa lebih cepat. Cepatnya itu terasa saat Windows dinyalakan (boot).

Cara mematikannya seperti ini.
1. Klik kanan di Sidebar (di area mana pun), lalu klik [Close Sidebar].
2. Hilangkan tanda centang pada [Uncheck Start Sidebar when Windows starts].
3. Klik [OK].

Aero
Vista punya Aero yang merupakan suatu paket yang mempercantik tampilan Vista. Kalau diaktifkan, Vista akan punya berbagai efek yang harus diakui memang cukup mengagumkan.

Salah satu efek yang dibanggakan Microsoft adalah Flip 3D. Fungsinya untuk berpindah aplikasi, tetapi dengan efek 3D. Flip 3D mempercantik fungsi pindah aplikasi yang diakses dengan tombol [Alt] + [Tab]. Flip 3D sendiri diakses dengan tombol [Windows] + [Tab].
Sayangnya, pada komputer yang spesifikasi perangkat kerasnya pas-pasan, Aero menjadi beban. Begitu juga pada komputer yang isinya sudah kelewat banyak.

Berikut cara mematikan Aero.
1. Klik kanan pada desktop, lalu klik [Personalize].
2. Klik [Windows Color and Appearance].
3. Pada kotak yang muncul, klik [Open classic appearances properties for more color options]. Enggak menemukan opsi itu? Berarti, Aero memang sudah tidak aktif. Ketika spesifikasi perangkat keras tidak memenuhi syarat, Aero memang otomatis mati.
4. Pilih [Windows Vista Basic].
5. Klik [OK].

Tidak semua efek yang cantik berasal dari Aero. Ada beberapa efek yang memang sudah ada di Windows, misalnya efek bergeser dari jendela yang di-minimize atau efek munculnya petunjuk (tooltip).

Efek-efek itu bisa juga dimatikan. Caranya begini.
1. Klik [Start], klik kanan pada [Computer] lalu klik [Properties].
2. Klik [Advanced System Properties].
3. Pada kotak yang muncul, klik tab [Advanced].
4. Klik [Settings] yang ada di kotak “Performance”.
5. Lihatlah pilihan-pilihan efek yang muncul. Gampangnya, matikan saja semua. Tapi, bisa saja sebagian yang dimatikan. Hilangkan tanda centang pada efek yang hendak dimatikan.

Internet Printing Client
Ada loh layanan cetak online. Orang bisa mengirim foto ke penyedia layanan, foto dicetak, lalu dikirim ke suatu alamat. Kalau layanan seperti ini tidak pernah digunakan, matikan saja fitur “Internet Printing Client”.

Caranya:
1. Buka Control Panel, lalu klik [Programs and Features].
2. Klik [Turn Windows features on or off] yang ada di sebelah kiri.
3. Di kotak “Windows Features”, klik [Print Services].
4. Hilangkan tanda centang pada [Internet Printing Client].
5. Klik [OK].
6. Restart komputer setelah diminta.

Windows Meeting Space
Meeting Space adalah sebuah fitur yang memungkinkan seorang pengguna komputer berbagi file dengan kawannya yang berada dalam 1 jaringan komputer. File itu bukan cuma dibagi, tapi bisa diedit berbarengan. Kalau fitur ini tidak pernah dipakai, dimatikan saja yah.

Ini caranya:
1. Buka Control Panel, lalu klik [Programs and Features].
2. Klik [Turn Windows features on or off] yang ada di sebelah kiri.
3. Hilangkan tanda centang pada “Windows Meeting Space”.
4. Klik [OK].

Fitur-Fitur Tablet PC
Vista dilengkapi dengan fitur untuk Tablet PC. Kalau saja Vista tidak di-install di Tablet PC, buat apa fiturnya diaktifkan. Toh, tidak akan digunakan.

Cara mematikannya:
1. Buka Control Panel, lalu klik [Programs and Features].
2. Klik [Turn Windows features on or off] yang ada di sebelah kiri.
3. Di kotak “Windows Features”, hilangkan tanda centang pada [Tablet PC Optional Components].
4. Klik [Start], ketikan “services” di kotak pencarian. Ketika muncul [Services] di hasil pencarian, klik di situ.
5. Cari [Tablet PC Input Services]. Kalau sudah ketemu, klik ganda di situ.
6. Pada menu drop-down “Startup type”, pilih [Disabled].
7. Klik [OK].

ReadyBoost
ReadyBoost sedianya mempercepat Vista. Tapi, apa peningkatan kecepatannya sangat terasa? Pada beberapa kasus, penggunaan ReadyBoost justru memperlambat komputer.

ReadyBoost bisa dimatikan di bagian Services dengan cara:
1. Klik [Start], ketikan “services” di kotak pencarian. Klik [Services] pada hasil pencarian.
2. Klik ganda pada [ReadyBoost].
3. Pada menu drop-down “Startup type”, pilih [Disabled].
4. Klik [OK].

Laporan Kesalahan
Kalau suatu program mendadak berhenti bekerja—entah program punya Windows, entah program lain—Vista akan menawarkan apakah pengguna ingin melaporkan kesalahan itu ke Microsoft. Idealnya, Microsoft akan mencari tahu apa yang menyebabkan kesalahan itu. Yah, kalau PCplus sih jarang mengirimkan laporan. Jadi, fitur laporan kesalahan itu PCplus matikan.

Begini cara mematikannya.
1. Klik [Start], ketikan “services” di kotak pencarian. Klik [Services] pada hasil pencarian.
2. Klik ganda pada [Windows Error Reporting Service].
3. Pada menu drop-down “Startup type”, pilih [Disabled].
4. Klik [OK].

Indeks Pencarian
PCplus perlu berpikir berulang kali untuk mematikan fitur ini. Soalnya, fitur ini sangat berguna untuk mencari file, program, atau e-mail dengan cepat. Kalau fitur ini dimatikan, pencarian file dan lain-lain yang seharusnya ketemu dalam hitungan detik, bisa baru ketemu setelah beberapa menit pencarian.

Tapi, kalau fitur ini dihidupkan, Vista akan terus menerus membuat indeks selama isi harddisk berubah. Beberapa orang yang spesifikasi komputernya pas-pasan, bolehlah mematikan fitur ini.

Cara mematikannya:
1. Klik [Start], ketikan “services” di kotak pencarian. Klik [Services] pada hasil pencarian.
2. Klik ganda pada [Windows Search].
3. Pilih [Disabled] pada menu drop-down [Startup type].
4. Klik [OK].
Baca Selengkapnya......
Windows XP sering menyelipkan animasi di berbagai fitur. Salah satunya adalah adanya karakter animasi yang muncul ketika kita membuka fitur pencarian Windows XP. Animasi itu bisa dihilangkan dengan mengklik [Change preferences] kemudian memilih [Without an animated screen character]. Kalau mau memunculkan kembali, klik [Change preferences] lalu klik [With an animated screen character].

Tetapi kalau Anda benar-benar tidak suka dengan animasi tersebut dan ingin menghilangkannya, Anda bisa melakukan trik ini.

Buka registry Windows dan masuk ke sub key HKEY_CURRENT_USER-Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-CabinetState. Setelah itu buat string value baru dengan nama “Use Search Asst”. Kemudian klik ganda string value yang baru Anda buat dan isikan “no”.

Sekarang kembali buka fitur pencarian dan lihatlah perubahan yang terjadi, Anda tidak hanya akan melihat karakter animasi tersebut menghilang, tetapi tampilan fitur pencarian berubah total menjadi tampilan fitur pencarian ala Windows 2000 yang rasanya lebih simpel. Jadi ketika membuka fitur pencarian, Anda dapat langsung menuju menu pencarian.

Kalau ingin mengembalikan tampilan asli fitur pencarian Windows XP, cukup ganti value data Use Search Asst dari “no” menjadi “yes”. Menghapus string value Use Search Asst juga akan mengembalikan tampilan asli fitur pencarian. Ingat, perubahan tersebut hanya berpengaruh pada akun Anda saja, akun-akun lain tetap pakai fitur pencarian standar Windows XP.
Baca Selengkapnya......
Microsoft Word memiliki fitur komentar yang bisa diakses melalui menu [Insert] > [Comment]. Dengan fitur tersebut Anda dapat memberikan suatu catatan pada kata, kalimat, atau paragraf yang ada pada dokumen Anda. Komentar tersebut biasanya berupa tulisan.

Tahukah Anda bahwa sebenarnya Anda juga bisa memasukkan komentar berupa suara? Komentar tersebut bisa berupa suara Anda sendiri atau suara dari sumber lain.


Sebelum menggunakan fasilitas ini, Anda harus mengatur sumber rekaman. Cara mengaturnya begini.
1. Jalankan Volume Control melalui [Start] > [All Programs] > [Accessories] > [Entertainment] > [Volume Control].
2. Klik [Options] > [Properties].
3. Pilih [Recording] di bagian “Adjust volume for:”, setelah itu klik [OK].
4. Beri tanda centang pada [Select] di bawah [Mic Volume] kalau Anda hendak menggunakan mikropon. Jika sumber suara berasal dari tempat lain, tandai kotak [Select] di bawah [Stereo Mix].
5. Geserlah tombol geser volume sesuai dengan volume perekaman yang Anda inginkan.
6. Tutup jendela Record Control.

Sekarang saatnya Anda untuk menambahkan komentar pada dokumen. Caranya begini.
7. Jalankan Microsoft Word.
8. Setelah program terbuka, klik [File] > [Open...] dan bukalah salah satu file yang akan Anda beri komentar suara.
9. Klik kanan mouse pada toolbar, kemudian klik menu [Reviewing].
10. Sebuah toolbar “Reviewing” muncul. Klik panah bawah yang terdapat pada posisi paling kanan toolbar tersebut. Setelah itu klik [Add or Remove Buttons] > [Reviewing] > [Insert Voice].
11. Pada dokumen yang terbuka, letakkan kursor di tempat Anda ingin memberi komentar.
12. Klik icon [Insert Voice] pada toolbar.
13. Sebuah icon bergambar speaker dan sebuah jendela rekaman baru dengan judul “Sound Object in namafile.doc” akan muncul. Tekan tombol [Record] yang bergambar lingkaran merah untuk mulai merekam.
14. Bicaralah pada mikropon segera setelah tombol [Record] ditekan. Untuk menghentikan perekaman, klik tombol [Stop]. Perlu diketahui, waktu perekaman maksimal adalah 60 detik atau 1 menit.
15. Setelah Anda selesai merekam, tutup jendela Sound Object in namafile.doc.
Baca Selengkapnya......
Kadang-kadang, ketika kita sedang melakukan defrag harddisk, muncul pesan “Error Defragmenting Drive C, Windows cannot finish defragmentting this drive because it has encountered a problem. Click Help and carry out the instructions for running Scan Disk, and then try defragmenting again”. Setelah itu, proses defrag berhenti.

Jangan langsung panik! Ikuti dulu saran yang diberikan Windows pada pesan kesalahan tadi, yakni menjalankan Scan disk untuk memeriksa kondisi harddisk. Begitu Scan disk selesai, coba defrag lagi.

Nah, kalau saran Windows sudah dijalankan, tetapi harddisk masih emoh di-defrag, ikuti trik ini.
1. Klik [Start] > [Settings] > [Folder Options…].
2. Pilih tab [View], kemudian klik opsi [Show all files].
3. Tekan [OK] untuk keluar dari jendela “Folder Options”.
4. Klik [Start] > [Find] > [Files or Folders].
5. Ketik “applog” pada kolom “Name:”, dan pada combo box “Look in:” pilih drive [C].
6. Beri tanda centang pada kotak [Include subfolders].
7. Lakukan pencarian dengan mengklik [Find now].
8. Setelah pencarian berakhir, hapuslah semua file yang ditemukan (kecuali folder C:-WINDOWS-applog) kemudian klik ganda folder applog dan hapus seluruh isi folder yang ada di dalamnya.
9. Tutup jendela pencarian dan jalankan kembali Disk Defragmenter.
Baca Selengkapnya......
Salah satu fitur yang dimiliki Windows XP adalah kemampuannya melakukan uninstall XP setelah kita berhasil melakukan upgrade dari Windows 98, 98SE, atau Windows Me. Pada umumnya uninstall dilakukan melalui tool [Add/Remove Programs] di Control Panel dalam kondisi booting Windows normal.

Namun, bila cara tersebut tak berhasil, kita bisa masuk ke Safe Mode dan membuang Windows melalui Add/Remove Programs. Seandainya cara yang ini pun gagal, barangkali satu-satunya jalan adalah melalui Command Prompt.

Caranya sebagai berikut :
1. Ketikkan cd- dan tekan [Enter].
2. Ketikkan cd-windows-system32 kemudian tekan [Enter].
3. Ketikkan osuninst.exe dan tekan [Enter].

Selanjutnya ikuti petunjuk pada layar yang akan membantu mengembalikan komputer ke sistem operasi sebelumnya.

Perlu diingat, cara ini hanya bisa dilakukan apabila sebelum melakukan upgrade ke Windows XP Anda telah mem-backup sistem operasi sebelumnya, selain itu Anda harus melakukannya sebagai Administrator atau user yang memiliki akses administrator.
Baca Selengkapnya......

Di dalam paket Microsoft Office 2003 terdapat beberapa aplikasi yang dibundel di dalamnya, sebut saja Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowerPoint dan Microsoft Access. Di luar keempat aplikasi inti tadi masih terdapat aplikasi perkantoran lain seperti Microsoft OneNote atau Microsoft InfoPath yang dibundel bersama paket Office 2003 versi tertentu.


Apabila Anda menggunakan kesemua aplikasi Office tersebut, pastilah Anda akan melakukan customize agar Office 2003 nyaman saat digunakan. Tidak dapat dipungkiri pula bahwa untuk melakukan kustomasi yang sesuai dengan keinginan diperlukan waktu yang tidak sedikit. Jika suatu saat karena satu dan lain hal Anda harus meng-install ulang Windows, maka bisa dipastikan seluruh perubahan yang Anda lakukan selama ini pada Microsoft Office akan hilang begitu saja.


Agar di Windows Anda yang baru memiliki “feel” yang sama dengan sebelumnya, Anda harus meng-customize ulang setiap setting pada setiap aplikasi. Tentunya ini sangat tidak efisien.
Cara terbaik agar waktu Anda tidak banyak terbuang: lakukan back-up setting, install ulang Windows, dan restore setting pada Windows yang baru. Untuk mem-back-up dan restore tentu saja dibutuhkan sebuah tool khusus agar prosesnya tidak terlalu rumit, namun jangan kuatir tool tersebut telah diintegrasikan dengan paket Microsoft Office 2003, sehingga Anda tinggal menggunakannya.


Untuk cara akses dan penggunaan, Anda cukup mengikuti langkah-langkah yang telah dijabarkan dibawah ini, tapi ingat sebelum mencoba trik berikut pastikan seluruh aplikasi Office telah ditutup.
1. Klik menu [Start] > [All Programs] > [Microsoft Office] > [Microsoft Office Tools] > [Microsoft Office 2003 Save My Settings Wizard].
2. Sebuah wisaya Microsoft Office 2003 Save My Settings Wizard yang berisi sambutan akan muncul. Klik [Next], untuk melanjutkan proses.
3. Pada halaman berikutnya, Anda akan diberikan dua pilihan: [Save the settings from this machine] dan [Restore previously saved settings to this machine]. Karena Anda baru pertama kali menjalankan wizard ini, pilih [Save the settings from this machine] untuk menyimpan setting. Dikemudian hari Anda bisa menggunakan opsi [Restore previously saved settings to this machine] untuk mengembalikan setting yang telah Anda simpan.
4. Lanjutkan dengan mengklik [Next].
5. Sekarang tentukan lokasi folder dan nama file dimana Anda akan menyimpan/mengembalikan setting pada bagian File to save/restore settings to:. Jika Anda malas mengetikkan lokasinya, klik saja tombol [Browse...].
6. Tekan tombol [Finish] untuk memulai proses penyimpanan/pengembalian setting.

Langkah-langkah di atas juga bisa digunakan jika Anda memiliki banyak PC pada suatu jaringan dan ingin agar seluruh komputer tersebut memiliki setting yang sama. Secara garis besar, caranya adalah sama: simpan setting dari komputer sumber, kemudian restore file hasil back-up ke semua komputer. Dengan begini, akan banyak waktu yang dapat dihemat karena Anda tidak perlu meng-customize tiap komputer secara manual.

Baca Selengkapnya......
bagaimana jika proses instalasi menggunakan flashdisk? Solusi ini jelas lebih praktis dan murah, karena kita tidak harus membeli CD-ROM eksternal dan tinggal memanfaatkan USB flash disk yang harganya kian terjangkau itu.


Namun untuk melakukannya, kita tidak bisa cuma menaruh file dari CD installer Windows ke flash disk. Kita harus membuat flashdisk tersebut dikenali sebagai bootdisk terlebih dulu. Satu hal yang juga krusial adalah BIOS di notebook/netbook/PC yang akan kita install harus mendukung booting melalui flash disk. Sebenarnya nyaris semua produk baru sudah mendukung hal tersebut, namun kami sarankan Anda cek BIOS PC Anda terlebih dulu.

Jika memang bisa, berikut adalah daftar kelengkapan yang Anda butuhkan.
1. Sebuah PC dengan CD-ROM (untuk melakukan proses persiapan dan transfer file)
2. CD installer Windows XP atau Vista
3. Aplikasi pendukung berupa (ketiganya tersedia di DVD InfoKomputer edisi Februari):
a. USB_PREP8
b. PeToUSB
c. Bootsect.exe
4. Flash disk dengan kapasitas minimal 1GB

Beginilah cara memasukkan installer Windows ke dalam flash disk.

1. Copy file PeToUSB.exe ke dalam folder USB_prep8.


2. Jalankan file usb_prep8.cmd dengan cara klik dua kali. File tersebut berada di dalam folder USB_Prep8. Catatan: Jika PC Anda menggunakan Windows XP2, Anda perlu unblock file tersebut agar bisa berjalan. Caranya, klik kanan>Properties>Unblock


3. Nanti akan muncul file jendela seperti gambar di bawah.


4. Tekan Enter, dan akan muncul jendela.


5. Biarkan semua setting dalam kondisi default (kecuali jika Anda ingin mengganti label drive) dan tekan Start. Ini akan menformat flash disk Anda, jadi pastikan tidak ada file penting di flash disk tersebut.


6. Setelah proses selesai, JANGAN tutup jendela PeToUSB. Biarkan terbuka.


7. Buka command prompt (caranye klik Start>Run>cmd). Pada panel command prompt, masuk ke folder di mana file bootsect.exe tersimpan. Caranya, ketik “cd namafolder”. Sebagai contoh, karena file bootsect.exe berada di dalam folder bootsect yang berada di desktop, kami mengetik “cd desktop” lalu “cd bootsect” (keduanya tanpa tanda petik).


8. Jika bootsect.exe sudah ketemu, ketik “bootsect.exe /nt52 X:” (tanpa tanda petik). Catatan: X: menunjukkan drive untuk flash disk Anda, jadi cari tahu dulu nama drive-nya. Pada kasus kami, nama drive adalah L sehingga perintahnya menjadi “bootsect.exe /nt52 L:”


9. Jika langkah 9 dilakukan dengan benar, akan muncul pesan “Bootcode was successfully updated on all targeted volumes”. Tutup jendela command tersebut dan jendela PeToUSB. catatan: jangan menutup jendela USB_Prep8. Jendela USB_Prep8 harus tetap terbuka.


10. Ketika Anda menutup jendela PeToUSB, di jendela USB_Prep8 secara otomatis akan muncul pilihan menu seperti gambar di bawah. Jika tidak, coba tekan Enter.


11. Pada tahap ini Anda sebenarnya cuma melakukan setting untuk Prep8, cuma caranya adalah memilih berdasarkan nomor menu. Yang harus Anda ganti adalah:
a. Menu 1: memilih drive tempat Windows XP (atau CD-ROM Anda). Caranya klik 1, nanti akan keluar Explorer untuk memilih drive. Pilih nama drive (di PC kami adalah C).
b. Menu 2: memilih Virtual TempDrive, atau drive virtual di harddisk PC Anda sebagai tempat menyimpan data sementara (sebelum dipindahkan ke flash disk). Pilih drive yang tidak ada di PC Anda, misalkan drive T.
c. Menu 3: untuk memilih drive flash disk Anda. Tekan 3 dan pilih drive flash disk yang ingin Anda masukkan Windows.
d. Menu 4: menu ini untuk menjalankan proses selanjutnya. Jika sudah menjalankan menu 1 sampai 3, Anda langsung jalankan menu 4 ini.


12. Nanti akan muncul pop-up window yang akan langsung menghapus drive sementara (yang kita lakukan di menu 2). Tekan Yes.


13. Setelah itu, proses transfer file installer Windows berjalan. Ada dua proses terjadi di sini. Pertama proses transfer file dari CD-ROM ke harddisk, dan kedua dari harddisk ke flash disk. Lamanya proses tergantung kecepatan CD-ROM maupun flash disknya, dan dalam kasus kami sekitar 30 menit.

14. Setelah itu, kita tinggal tancapkan flash disk tersebut ke PC yang akan kita install, dan atur prioritas booting ke flash disk. Ketika dinyalakan, ada dua pilihan yang tersedia. Pilih pilihan nomor 1(TXT Mode Setup Windows XP).

Setelah itu, proses instalasi berjalan seperti biasa, termasuk melakukan proses booting ulang. Tidak ada yang perlu Anda lakukan di sini, cukup tunggu sampai proses instalasi selesai. Yang perlu diperhatikan adalah flash disk tidak boleh dicabut sampai proses selesai (sudah masuk Windows).
Baca Selengkapnya......
HyperSpace adalah sistem operasi berbasis Linux “lite” yang dipakai pengguna laptop untuk booting dalam hitungan beberapa detik. Pengguna laptop yang ingin mengecek e-mail, tidak perlu menunggu sampai Windows selesai booting.

Nah kini ada tambahan bagi platform boot-cepat HyperSpace itu. Phoenix Technologies, pembuatnya, menyertakan suite produktivitas bergaya Office. Pengguna HyperSpace mendapatkan versi ringkas dari Firefox, sebuah video player dengan sejumlah codec, kalkulator, notepad, dan beberapa game. Sedangkan aplikasinya mencakup Web browsing, Webmail, pengolah kata, spreadsheet, presentasi dan lain-lain.

Melalui kemitraan dengan Thinkfree, HyperSpace mengatakan akan menawarkan kemampuan produktivitas bisnis ini bagi para pengguna mobile di luar lingkungan Windows. Langkah ini memungkinkan banyak pengguna perangkat mobile untuk beralih dari Windows ke HyperSpace.
Baca Selengkapnya......

Rotasi Tampilan Layar

On Kamis, Maret 05, 2009 0 komentar
Monitor-monitor keluaran baru terutama yang LCD, mempunyai fasilitas untuk diputar secara fisik dengan maksud agar dapat digunakan baik secara vertikal maupun horizontal. Untuk mengimbanginya, tampilan desktop pun harus diputar 0, 90, 180, atau 270 derajat agar sesuai dengan posisi fisik monitornya, dan ini tergantung dari kartu grafis yang digunakan, apakah mendukung rotasi tampilan atau tidak.

Pengaturan rotasi tampilan umumnya dapat dilakukan dari menu saat klik kanan pada desktop, melalui display properties, shortcut keyboard, atau cara lain menurut kartu grafis yang digunakan. Untuk penggunaan shortcut keyboard, yang saya temui biasanya menggunakan kombinasi tombol Ctrl+Alt dan tombol panah atas, bawah, kanan, atau kiri sebagai defaultnya.

Menggunakan monitor secara vertikal maupun horizontal tentunya tergantung "bagaimana enaknya" dari yang akan menggunakan dan juga aplikasi yang akan digunakannya. Untuk saya misalnya, monitor nyaman digunakan secara vertikal jika setidaknya lebarnya 17 inchi atau lebih dengan menyesuaikan resolusinya lebih dahulu menjadi 1024×1280 pixel, tapi itu pun tidak bisa nyaman saya gunakan ketika misalnya sedang menggunakan untuk memutar video atau untuk menjalankan aplikasi tertentu, jadi perlu mengembalikan ke posisi horizontal dan melakukan rotasi tampilannya.

Hal lain yang bisa dimanfaatkan dengan adanya fasilitas rotasi tampilan antara lain:

  • Mengerjai Teman
    Mungkin banyak teman-teman Anda yang belum mengenal fasilitas rotasi tampilan pada komputer yang mereka gunakan, bahkan tidak mengetahui bahwa secara fisik monitor yang digunakan bisa diputar. Dengan mengatur tampilan terbalik (180 derajat) pada posisi fisik monitor yang tetap misalnya, bisa jadi teman Anda akan kewalahan bagaimana mengembalikannya. Ada kemungkinan juga teman Anda akan mengira bahwa komputernya sudah terinfeksi virus :) Tapi ingat, lakukan pada teman yang memang bisa diajak bercanda dan Anda sendiri pun siap bahwa suatu waktu bisa jadi teman Anda akan berbalik mengerjai Anda.
    Jika misalnya Anda sendiri yang menjadi "korban" baik karena dikerjai teman atau karena kesalahan menekan kombinasi tombol keyboard, umumnya tampilan dapat dikembalikan dengan menekan kombinasi Ctrl+Alt+Panah Atas pada keyboard.
  • Sarana Bermain
    Kalau teman-teman disekitar Anda memang sudah mengetahui fasilitas tersebut, ajak mereka untuk bermain di kala waktu memang memungkinkan untuk itu. Dengan memutar tampilan 90, 180, atau 270 derajat, tentukan siapa yang paling cepat untuk membuka menu dan aplikasi tertentu. Bisa juga untuk memainkan games tertentu dan siapa yang mendapat skor tertinggi pada posisi tampilan seperti itu.
Baca Selengkapnya......
On Kamis, Maret 05, 2009 0 komentar

Gparted atau Gnome Partition Editor merupakan software yang berjalan di atas Linux yang digunakan untuk membuat, menghapus, mengubah ukuran, memindahkan, mengecek, menyalin, dan memformat partisi pada hardisk. Ini misalnya digunakan setelah membeli hardisk baru dan ingin membaginya menjadi beberapa partisi atau membuat partisi baru setelah mengecilkan ukuran partisi-partisi yang sudah ada. File system yang didukung oleh GParted dapat dikatakan cukup lengkap, dari yang umum dikenal di Linux seperi ext2, ext3, jfs, atau reiserfs sampai yang biasa dikenal di Windows seperti fat, fat32, dan NTFS.

Selain dapat diinstall atau memang sudah tersedia pada berbagai distro Linux, GParted dapat juga dijalankan melalui CD atau media USB flashdisk dimana di situ linux dijalankan secara instan. Kemudahan penggunaan GParted melalui media CD atau USB flashdisk adalah ketidaktergantungan pada sistem operasi yang sudah terinstall pada hardisk termasuk hardisk yang hanya terinstall Windows.

Cara menjalankan GParted yang mudah adalah melalui media CD. Download file .iso GParted versi terbaru, kemudian burning ke CD. Selanjutnya lakukan booting komputer menggunakan CD tersebut. Ketika proses booting diminta memilih opsi tertentu, umumnya cukup dengan memilih [Enter] untuk menggunakan opsi default-nya, hingga tampilan linux dan GParted yang dijalankan sudah keluar.











Di sini akan ditampilkan daftar partisi yang sudah ada. Dengan klik kanan pada suatu partisi, Anda akan dapat memilih operasi yang akan dilakukan misalnya untuk memformat atau mengubah ukurannya (resize), dan pada unalocated space, Anda dapat membuat partisi baru dan memformatnya dengan filesystem yang diinginkan.









Cara penggunaan agar dapat menjalankan Gparted melalui media USB flash drive, PXE server atau pada hardisk, sudah disediakan pula panduannya pada website GParted.

Baca Selengkapnya......
Di antara Anda mungkin pernah menghadapi notebook atau PC yang bermasalah yang mengharuskan Anda menginstall ulang Windows-nya. Yang selanjutnya menjadi masalah setelah proses intall ulang adalah keharusan mengintall ulang pula driver-driver sesuai dengan hardware yang terinstall, namun CD yang dibutuhkan untuk menginstall driver-driver tersebut tidak ada lagi, entah karena hilang atau terlupa disimpan di mana.

Bagi yang memiliki koneksi internet yang bagus, mungkin bisa mengatasinya dengan mendownload kembali driver-driver tersebut dari situs vendornya atau situs lainnya. Namun jika tidak dan juga untuk kemudahan install ulang driver, selagi Anda masih bisa membuka Windows, akan lebih baik Anda melakukan backup driver yang saat ini terinstall sehingga dapat me-restore kembali setelah proses intall ulang Windows dilakukan. Salah satu freeware yang dapat digunakan untuk melakukan backup dan restore driver adalah Double Driver.

Double Driver merupakan aplikasi Windows yang dapat digunakan untuk melihat daftar driver yang terinstall, melakukan backup dan restore, menyimpan detil informasi driver, dan juga mencetak daftar driver-driver yang terinstall.

Setelah Anda menginstall Double Driver dan menjalankannya, selanjutnya Anda dapat melakukan scanning untuk melihat daftar driver-driver apa saja yang terinstall. Secara default, driver-driver yang bukan dari Microsoft akan terseleksi, tapi dari tombol Select Anda dapat menentukan setting seleksi lainnya atau secara manual memilih driver-driver mana yang akan diseleksi. Dari sini Anda dapat melakukan langkah selanjutnya apakah akan menyimpan detil informasi ini, menge-print-nya atau melakukan backup agar dapat direstore saat diperlukan.

Hal menarik lain dari program ini, selain tanpa perlu membeli lisensi untuk menggunakannya karena merupakan freeware, aplikasi ini adalah produk anak Bangsa Indonesia yang seperti dapat dilihat pada jendela About, dibuat oleh Budy Setiawan Kusumah.

Mungkin sekarang Anda perlu mengecek apakah keping CD atau DVD yang biasanya disertakan saat membeli perangkat komputer yang Anda gunakan masih ada atau tidak. Jika Anda tidak menemukannya, Anda sebaiknya melakukan backup driver dan selanjutnya disimpan pada partisi lain atau media penyimpanan ekternal, jadi jika suatu waktu Anda perlu menginstall ulang Windows, Anda tidak kerepotan mencari driver-driver yang diperlukan. Dan untuk melakukan backup dan restore driver ini, Anda dapat mencoba Double Driver.

Double Driver

Baca Selengkapnya......
Grab this Widget ~ Blogger Accessories

Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional

Tulisan Terbaru

isine