Tampilkan postingan dengan label Virus Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Virus Komputer. Tampilkan semua postingan
Virus VBS/Cryf.A. atau yang lebih terkenal dengan sebutan virus 'Mbah Surip' memang cukup merepotkan. Mulai dari disusupi album porno, CD/DVD Rom komputer korban juga dibuat selalu terbuka.

Bagaimana cara untuk mengusir virus yang populer dengan lagu 'Tak Gendong' itu? Berikut 7 cara menyingkirkan dan menghapus virus mbah surip ini:





1. Matikan proses virus yang sedang aktif di memori. Untuk mematikan proses virus ini silahkan gunakan tools pengganti task manager seperti Currproses, kemudian matikan proses yang mempunyai product name 'Microsoft (r) Windows Script Hosta' dengan cara:

* Pilih [blok] proses yang mempunyai product name 'Microsoft (r) Windows Script Hosta'
* Klik kanan pada proses yang sudah di blok
* Pilih [Kill Selected Processes]


2. Blok agar file virus tidak dapat dijalankan untuk sementara selama proses pembersihan dengan menggunakan fitur 'Software Restriction Policiesa', fitur ini hanya ada di Windows XP/2003/Vista/2008. Untuk blok file tesebut lakukan langkah berikut:

* Klik menu [Start]
* Klik [Run]
* Pada dialog box [Run], ketik SECPOL.MSC kemudian klik tombol [OK]
* Pada layar [Local Security Policy], klik [Software restriction policies]
* Klik kanan pada [software restriction policies] dan pilih [Create new policies]
* Kemudian klik kanan di [Additional Rule], dan pilih [New Hash Rule].
* Di Kolom [File Hash], klik tombol [Browse] dan pilih file yang akan diblok. Pada kolom [File information] akan terisi informasi dari file tersebut secara otomatis.
* Pada Security Level pilih [Disallowed]
* Pada kolom 'descriptiona' isi deskripsi dari nama file tersebut (bebas),

3. Fix Registry dengan menjalankan file [FixRegistry.exe], silahkan download di alamat berikut http://www.4shared.com/file/117095567/3ea8e8ce/_4__FixRegistry.html

4. Hapus file induk virus yang telah dibuat. File induk virus ini akan disembunyikan. Jika file induk tersebut tidak dapat ditampilkan silahkan gunakan tools penggganti Windows Explorer seperti 'Explorer XP'. Silahkan download di alamat berikut:
http://www.explorerxp.com/explorerxpsetup.exe

Setelah software tersebut di install, cari dan hapus file berikut: svchost.vbs, desktop.ini, drvconfg.drv. SHELL32.dll, %Drive%:\Album BOKEP\Naughty America dan C:\windows.

5. Tampilkan file [TaskMgr.exe/Regedt32.exe/Regedit.exe/CMD.exe/Logoff.exe] yang disembunyikan oleh virus, caranya:

* Start]
* Klik [Run]
* Ketik CMD kemudian klik tombol [OK]
* Pada layar 'Dos Prompt' pindahkan posisi kursor ke drive yang akan di periksa
* Ketik perintah ATTRIB regedit.exe kemudian klik tombol
* Kemudian ketik perintah saya yang membedakan hanya nama file yang akan ditampilkan yakni Taskmgr.exe, cmd.exe dan Logoff.exe


6. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang silahkan install dan scan dengan antivirus yang up-to-date.

7. Jika komputer sudah benar-benar bersih dari virus, hapus rule blok file [WSCript.exe] yang telah dibuat pada langkah nomor 2, caranya:

* Klik menu [Start]
* Klik [Run]
* Pada dialog box [Run], ketik SECPOL.MSC kemudian klik tombol [OK]
* Pada layar [Local Security Policy], klik 2x [Software restriction policies]
* Klik [Additional Rule]
* Hapus Rule yang pernah Anda buat sebelumnya

Baca Selengkapnya......
Percayakah anda juga facebook juga bisa mendatangkan virus?? Hacker kian gencar melakukan berbagai cara untuk bisa menyusup melalui media apa saja untuk menginfeksi dan mengacaukan sistem komputer. Facebook sebagai situs jejaring yang tengah populer pun tak luput dari sasaran hacker yang telah membawa virus tersebut.

Menerima aplikasi semacam hadiah virtual atau link berisi video-video menarik yang dikirimkan melalui Facebook adalah hal yang menyenangkan bagi para penggunanya. Namun Anda patut berhati-hati karena hacker memanfaatkan pengiriman aplikasi dan link sebagai media untuk menyebarkan virus.

Saya mencontohkan ketika beberapa waktu silam para pengguna Facebook sempat menjadi sasaran jenis virus baru bernama Koobface worm dan sejumlah aplikasi aneh berisi virus jahat. Oleh karenanya, baik Trend Micro maupun Facebook menghimbau agar para pengguna Facebook berhati-hati dalam mengelola dan memberikan informasi dalam akun mereka.

Saya mereka memberikan beberapa saran agar terhindar dari infeksi virus jahat yang disebarkan melalui Facebook.

1. Berhati-hatilah dalam menginstal aplikasi. Yang terbaik adalah tidak menginstal aplikasi Facebook yang dikirimkan oleh orang tidak dikenal terutama bagi aplikasi-aplikasi aneh yang tidak umum terdapat dalam Facebook.

2. Cek lebih teliti sebelum menginstal aplikasi. Sebelum menginsatal aplikasi Facebook, pertama kalli yang harus dilakukan adalah mengecek daftar dan review hasil scan. Bacalah dengan teliti sebelum Anda menginstalnya. Jika tidak, virus akan mudah mengintai Anda.

3. Tidak mengklik link yang terlihat aneh. Jika dirasa link tersebut terdapat kejanggalan, lebih baik jangan mengkliknya. Jika dikatakan link tersebut berasal dari salah satu teman Anda, sebaiknya konfirmasi terlebih dahului pada teman tersebut. Bisa saja si pengirim link berpura-pura menjadi teman Anda.

4. Pastikan aplikasi itu bukanlah sesuatu yang mengharuskan Anda untuk melakukan verifikasi identitas yang lengkap dan rahasia. Anda patut berhati-hati dengan infirmasi yang diposting ketika akan mengakses game Facebook dimana para penggunananya harus membagi 25 fakta secara acak berkaitan dengan diri dan teman-teman Anda.

5. Beri pertanyaan tambahan untuk melindungi akun Anda. Cara ini akan membantu untuk membuktikan identitas andai sewaktu-waktu informasi akun Anda dicuri orang lain.

6. Laporkan setiap spam dan kejanggalan yang Anda temukan pada akun Anda melalui link yang telah disediakan oleh Facebook.

7. Waspada dengan situs-situs yang mirip dengan Facebook. Jangan mudah memasukkan password kecuali Anda benar-benar yakin berada dalam situs Facebook yang asli.

8. Lindungi password Anda. Jangan gunakan password yang sama dengan yang Anda gunakan untuk situs lain. Yang lebih penting lagi, jangan pernah memberitahukan password pada siapapun.

9. Meski Anda tidak menggunakan Facebook, ada baiknya membuat profil pada situs-situs tertentu. Hal ini untuk menghindari agar tidak ada orang yang menggunakan nama dan profil Anda untuk mengelabui orang lain.
Baca Selengkapnya......
Sama seperti virus lain pada umumnya, virus Sandra Dewi menggunakan removable drive alias flash disk sebagai sarana penyebaran dirinya. File yang akan di buat virus yaitu Sandra Dewi Bugil.exe

Berikut langkah pembersihannya:

* Sebaiknya putuskan hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.
* Matikan 'System Restore' selama proses pembersihan virus (untuk Windows XP/Vista)
* Matikan proses virus yang aktif di memori. Gunakan tools pengganti task manager, seperti Process Explorer (dapat anda download pada alamat berikut) http://www.sysinternals.com/utils/index.html

* Lakukan kill process, pada beberapa file virus yang aktif yaitu :
o C:\Documents and Settings\%user%\Start Menu\Programs\Startup\Sandra Dewi Bugil.exe
o C:\WINDOWS\ Sandra Dewi Bugil.exe (lihat gambar 10)

* Hapus string registry yang telah dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry dibawah ini.

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom Oyee



[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

[UnhookRegKey]

HKCR, batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, lnkfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion, RegisteredOrganization,0, "Organization"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion, RegisteredOwner,0, "Owner"

HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL, CheckedValue, 0x00010001,1

HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL, DefaultValue, 0x00010001,2

[del]

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableRegistryTools

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableMsConfig

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableTaskMgr

HKCU, Software\Policies\Microsoft\Windows\system, DisableCMD

HKCU, Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Window Title

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoFolderOptions

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoFind

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoClose

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoControlPanel

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoRun

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoStartMenuMorePrograms

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoViewContextMenu

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoViewOnDrive

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, StartMenuLogoff

Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama 'repair.inf' (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan). Jalankan repair.inf dengan klik pada menu File pada windows explorer, kemudian pilih install. Sebaiknya membuat file repair.inf di komputer yang clean, agar virus tidak aktif kembali.

* Hapus file virus yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
+ Icon gambar (JPEG Image)
+ Extension exe
+ Ukuran 132 kb

Catatan:
o Sebaiknya tampilkan file yang tersembunyi agar mempermudah dalam proses pencarian file virus.
o Untuk mempermudah proses pencarian sebaiknya gunakan "Search Windows" dengan filter file *.exe yang mempunyai ukuran 133 KB.
o Hapus file virus yang biasanya mempunyai date modified yang sama. (lihat gambar 11)

* Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali virus ini dengan baik. Anda dapat pula menggunakan tools Norman Malware Cleaner yang dapat anda download pada http://normanasa.vo.llnwd.net/o29/public/Norman_Malware_Cleaner.exe

Baca Selengkapnya......
Ada-ada saja memang cara pembuat virus menciptakan bahan keusilannya. Seringkali nama artis papan atas Tanah Air ikut terseret untuk lebih memperdaya sang calon korban. Alhasil, bukan foto/video si artis didapat malah virus yang menerjang komputer korban.

Hal inilah yang juga dilakukan oleh virus Sandra Dewi. Pengguna komputer bagaimana tidak tertarik untuk mendownload atau membukanya, lihat saja nama filenya: 'Sandra Dewi Bugil'. Hmmm... Melihat judul file itu pasti banyak yang sudah tidak sabar untuk mengkliknya.

Namun tentu saja itu hanya jebakan Batman dari si pembuat virus, alih-alih rasa penasaran terpuaskan yang didapat malah komputer pengguna jadi bulan-bulanan virus 'Sandra Dewi Bugil' ini.

Adi Saputera, pakar keamanan dari Vaksincom menjelaskan, Norman Security Suite (NSS) dengan teknologi Sandbox dan DNS Matching tanpa update mendeteksi virus Sandra Dewi sebagai new unkown virus. NSS setelah update mengidentifikasi Sandra Dewi Bugil.exe sebagai W32/Sadra.A

Ciri-ciri dari file virus ini, diantaranya sebagai berikut:
* Memiliki ukuran file sebesar 132 kb.
* Mempunyai type file Application.
* Berextension file .exe.
* Memiliki icon gambar (JPEG image).

Dilanjutkan Adi, virus Sandra Dewi dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman visual basic. Jika virus berhasil menginfeksi, maka ia akan membuat beberapa file virus diantaranya :
* C:\Sandra Dewi Bugil.exe (pada semua root drive)
* C:\Documents and Settings\%user%\Start Menu\Programs\Startup\Sandra Dewi Bugil.exe
* C:\WINDOWS\Sandra Dewi Bugil.exe
* C:\WINDOWS\system32\ Sandra Dewi Bugil.exe
* Membuat duplikat file virus pada setiap folder yang ada pada removable drive/usb.

"Masih ingat dengan virus Blue Fantasy, virus yang menampilkan pesan sebelum login, dan kini virus Sandra Dewi juga menampilkan sebuah pesan," ujarnya kepada detikINET, Jumat (12/6/2009).

Sebagai bentuk pertahanan, masih kata Adi, virus akan mencoba melakukan usaha blok terhadap beberapa fungsi Windows. Beberapa fungsi Windows yang diblok diantaranya sebagai berikut :
* Folder Options (dilakukan untuk mencegah akses terhadap file/folder yang disembunyikan)
* Registry Editor (dilakukan untuk mencegah akses perbaikan registry)
* Search/Find (dilakukan untuk mencegah dari pembersihan virus)
* Command Prompt (dilakukan untuk mencegah dari proses kill virus)
* Task Manager (dilakukan untuk mencegah proses monitoring virus)
* Control Panel (dilakukan untuk mencegah akses kontrol dari OS komputer)
* MsConfig/System Configuration Utility (dilakukan untuk mencegah akses pada startup)

Selain itu, virus juga mencoba melakukan usaha blok terhadap beberapa fungsi Windows yang lain seperti diantaranya :
* Disable klik kanan pada desktop.
* Disable 'All Programs' pada Start Menu.
* Disable menu Log Off/Turn Off pada Start Menu.

Dengan usaha ini, virus mencoba agar pengguna komputer kesulitan dalam menjalankan program tertentu, dan bahkan kesulitan untuk me-restart, log-off maupun shutdown komputer.
Baca Selengkapnya......
Artikel ini di buat untuk membuka pengetahuan kita tentang autostart virus, bagaimana virus tersebut bisa memulai aktivitasnya aktivitas mempertahankan diri dari ancaman Av, aktivitas penyebaran (beranak-pinak), dan aktivitas-aktivitas lainnya (terserah VM-nya). Nah bagaimana virus tersebut bisa aktif (mengaktifkan diri) setiap kamu mulai menyalakan computer kamu? Jawabannya adalah virus tersebut memanfaatkan metode autostart pada windows. Lalu metode-metode autostart window itu apa aja?



1. Memanipulasi Registry
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\WindowsCurrent\Version dengan key :  Run RunOne RunOnceEx RunService RunServiceOnce Manipulasi registry Juga dilakukan pada HKEY_CURRENT_USER-nya.

2. Menduplikasi (membuat peranakan virus) atau membuat shortcut pada directori C:\Documents and Settings\xxx\Start Menu\Programs\Startup















3. Memanipulasi win.ini















System Editor atau disingkat Sysedit adalah file bawaan windows yang dijalankan ketika computer masuk ke windows perama kali, seperti halnya regedit. Jadi manipulasi terhadap file win.ini pada sysedit tersebut dapat digunakan sebagai start-up bagi virus (baca:start-up tersembunyi). Loh kok tersembunyi? Karena biasanya user tidak sadar jika file win.ini tersebut telah dimanipulasi oleh virus. Manipuasi win.ini dilakukan dengan Menggunakan perintah LOAD= atau RUN= dan menambahkan pada baris: [Windows] load=C:\lokasiVIRUS\namaVIRUS.exe run=C:\lokasivIRUS\namaVIRUS.exe

NAH seperti ini contoh file win.ini yang udah dimanipulasi oleh virus W32/VBWorm.MLG














Karena file win.ini juga merupakan file yang dieksekusi pertama oleh windows,file ini berisi aplikasi 16 bit yang di-support oleh windows.













4. Memanipulasi autoexec.bat secara win namaVirus, dimana namaVirus adalah Virus yang diaktifkan. Virus tersebut akan dijalankan dari mode Dos. Manipuasi autoexec.bat dilakukan dengan Menggunakan perintah Call dan menambahkan pada baris Call virus.exe Misal virus peranakan virus terdapat di C:\ maka tulis Cd\ Call virus.exe














Sama seperti saat kamu memanggil aplikasi menggunakan Command Prompt masuk dahulu ke folder yang dituju lalu ketik nama plikasi tersebut,maka aplikasi tersebut akan dijalankan.

5. Memanipulasi system.ini
Manipuasi system.ini dilakukan dengan Menggunakan perintah Shell= dan menambahkan pada baris [boot] shell=explorer.exe C:\ lokasiVIRUS\namaVIRUS.exe NAH seperti ini contoh file system.ini yang udah dimanipulasi oleh virus W32/VBWorm.MLG












Nah2..udah tau kan autostart dari komputermu sendiri? Sekarang seting-seting aja apa yang akan dijalankan pertama saat komputermu dinyalakan (diStart-up) Cara setingnya dah tahukan? Gunakan System Configuration Utility,caranya ketik msconfig pada kotak dialog Run-OK. Untuk mendisable program, pilih tab General, klik Selective Startup lalu hilangkan tanda ceklist pada Process WIN.INI dan Load Startup Items. Atau, untuk mendisable item tertentu, pilih tab Startup atau WIN.INI, lalu hilangkan tanda ceklist pada item yang ingin kamu disable. Kamu juga bisa mengklik Disable All pada tab Startup dan WIN.INI untuk men-disable semua item pada masing-masing tab. Kamu juga bisa memaksimalkan kerja computer kamu dengan menseting services yang akan dijalankan,hilangkan ceklist pada service yang tidak dibutuhkan-tekan OK lalu restart untuk melihat perubahannya.Semoga apa yang saya tuliskan dapat membuka pengetahuan anda.

Baca Selengkapnya......
Banyak orang tertarik mencari informasi lebih lanjut tentang virus H1N1, termasuk di Internet. Namun hati-hati jika Anda mendapatkan kiriman file PDF bertajuk Swine influenza frequently asked questions”.File PDF itu mengandung malware dari hacker yang berupaya menyebarkannya ke komputer lokal. Menurut Symantec Security Response yang menganalisis dokumen tersebut, Swine influenza frequently asked questions.pdf itu berbahaya. Ketika Anda akses, kode berbahaya dalam file akan mengeksploitasi kerentanan dalam program Adobe lama (BID33751).

Symantec mendeteksi file PDF berbahaya tersebut sebagai Bloodhound.Exploit.6. dan file berbahaya yang terkandung di dalam PDF sebagai InfoStealer.

Hati-hati juga dengan file/e-mail dengan judul berikut:
1. Swine flu in USA
2. Salma Hayek caught swine flu!
3. US swine flu statistics
4. Swine flu in Hollywood!
5. NY victims of swine flu
6. Swine flu worldwide!
7. Madonna caught swine flu!
8. First US swine flu victims!
9. Will swine flu attack USA?
10. US swine flu fears

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang spam flu A, silakan baca blog Symantec di https://forums2.symantec.com/t5/blogs/blogarticlepage/blog-id/spam/article-id/181

Nah, berhati-hatilah saat membuka file. Jangan lupa update selalu program antivirus dan tutup celah keamanan melalui patch yang disediakan vendor masing-masing.
Baca Selengkapnya......

AVI Dapat Membasmi Worm Shortcut

On Jumat, April 10, 2009 0 komentar
Pernahkan anda menemukan komputer Anda tiba-tiba berat dan banyak sekali ditemukan

sampah berupa shortcut dengan nama-nama seperti Mocrosoft.lnk, SuratQ.lnk, New Harry Potter, dan .lnk lainnya? Apabila jawabannya ya, berarti komputer Anda telah terinfeksi worm VBS/Yuyun.A atau juga dikenal sebagai worm shortcut.



Worm yang menamakan diri VBS/Yuyun.A ini merupakan salah satu malware yang sedang aktif menjalar dan telah tersebar luas di Indonesia. VBS/Yuyun.A akan menginfeksi komputer dengan cara menggandakan dirinya di setiap drive, media terpasang, dan di setiap direktori bagi pakai (shared directory). Worm ini juga akan membuat hardisk pengguna komputer dipenuhi dengan shortcut dan pesan-pesan payload di setiap drive dan subdirektorinya.



Teknik infeksi yang digunakan cukup unik dan tidak seperti worm-worm VBS lokal lain

pada umumnya. VBS/Yuyun.A secara cerdik menyamarkan file VBS dengan nama menyerupai file thumbnail image cache-nya Windows 'Thumb.db' sehingga tidak tampak mencurigakan. Namun adanya penyamaran ini bukan berarti tanpa akibat, karena nama ini menyebabkan file VBS tersebut tidak dapat dieksekusi secara langsung sehingga akan menyulitkan proses infeksi dan penyebarannya.



Lalu bagaimana vxer–sebutan bagi pembuat virus/worm-tersebut mengatasi hal

ini? Dengan cerdiknya vxer membuat pemicu berupa shortcut yang akan mengeksekusi setiap baris kode worm di dalam 'Thumb.db'. Shortcut tersebut akan memanggil applikasi wscript.exe yang merupakan aplikasi untuk menjalankan file/program VBS dengan cara memparse atau mengintepretasi baris per baris perintah-perintah VBS. Apabila kita amati arah tujuan shortcut tersebut, kita akan mengetahui trik jahat dibalik nama manis Yuyun!. Contoh arah tujuan shortcut yang saya ambil dari salah satu sampel VBS/Yuyun.A adalah:



C:-WINDOWS-system32-wscript.exe //e:VBScript thumb.db "Microsoft"



Untuk mempersulit analisa, worm ini menyembunyikan kode jahat aslinya dengan cara

enkripsi. Algoritma enkripsi yang digunakan adalah home made bit XOR cipher. Karena worm ini dibuat menggunakan VBS, maka kita bisa dengan mudah melihat kode sumbernya dengan menggunakan program editor seperti notepad.



Kita bisa lihat decryptor dari enkripsinya pada baris 36-39:



For v=1 To Len(isiQ)

t=Asc(Mid(isiQ,v,1))

hsl=hsl+Chr(t Xor 7)

Next



Contoh data dalam keadaan terenkripsi:



:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

'J~'ifjb'='^r~ri'Qbu'6)7

'N'mrts'pfiif'tbb'bqbu~'`nuk'khhlt'indb+'ebssbu+'lnict'btwbdnfkk~'f'jhtkbj'`nuk

'e~='Fihi~jhrtb'ni'Mfsnj+'Ihqbjebu'577?

'Pobi'N'ahric'ihsoni`'ebfrs~'bktb)))'fic'sobi'N'puhsb'sont'tdunws'ahu'fkk

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::



Dan setelah didekripsi menjadi:

'=======================================================

' My name : Yuyun Ver 1.0

' I just wanna see every girl looks nice, better, kinds especially a moslem girl

' by: Anonymouse in Jatim, November 2008

' When I found nothing beauty else... and then I wrote this script for all

'=======================================================



Worm ini akan membuat payload dengan cara menampilkan pesan menggunakan notepad

berisi puisi di setiap tanggal 1 selain bulan Maret. Ketika sampai ke tanggal tersebut, VBS/Yuyun.A akan membuat file-file sampah secara masal di setiap drive dan subdirektori berisi pesan-pesan puisi dengan nama 'Baca AQ.rtf' dan 'My name is yuyun.rtf'.



Langkah ini juga akan memicu shortcut di setiap drive dengan nama-nama berikut:



"New Harry Potter and...", "New Folder", "SuratQ", "Rahasia", "Game", "Zvnita",

"Download", "DataQ","DataQ"
Baca Selengkapnya......
Tidak semua program antivirus dapat membersihkan file yang sudah terinfeksi virus W32/Sality.AE. Malah bisa-bisa, file tersebut akan rusak setelah di-scan dan dibersihkan oleh antivirus yang tidak tepat.

Virus Sality akan menyebar dengan cepat melalui jaringan dengan memanfaatkan default share Windows atau share folder yang mempunyai akses full dengan cara menginfeksi file yang mempunyai ekstensi exe/com/scr.

Untuk itu, perusahaan sekuriti Vaksincom menyarankan pengguna komputer untuk menonaktifkan Default Share (C$, D$ .. dst) dan hindari full sharing folder Anda di jaringan.

Berikut 9 cara singkat membersihkan virus W32/Sality.AE yang diterima saya dari analis virus Vaksincom, Adang Jauhar Taufik,

1. Putuskan hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan dan internet.

2. Matikan System Restore selama proses pembersihan berlangsung.

3. Matikan Autorun dan Default Share. Silahkan download file berikut kemudian jalankan dengan cara: klik kanan repair.inf lalu install.

http://www.4shared.com/file/82762498/f5dc1edd/repair.html?dirPwdVerified=feea1d94

4. Matikan program aplikasi yang aktif di memori agar proses pembersihan lebih cepat terutama program yang ada dalam daftar startup.

5. Sebaiknya scan dengan menggunakan removal tools dengan terlebih dahulu merubah ekstensi dari removal tools tersebut dengan ekstensi lain [contoh: CMD] agar tidak diinfeksi ulang oleh W32/Sality.AE.

6. Agar komputer yang sudah terinfeksi W32/Sality.AE dapat booting safe mode, silahkan restore registry yang sudah diubah oleh virus.

Silahkan download file berikut kemudian jalankan sesuai OS yang terinfeksi W32/Sality.AE tersebut.

http://www.4shared.com/file/82761423/934fb170/_2__Sality.htmldirPwdVerified=feea1d94

7. Fix registry lain yang diubah oleh virus, silahkan download tools berikut kemudian jalankan file tersebut dengan cara: klik kanan repair.inf lalu install

http://www.4shared.com/file/82874724/f485f1dd/repair.html?dirPwdVerified=3b1f2fa9

8. Restart komputer dan scan ulang dengan menggunakan removal tools untuk memastikan komputer telah bersih dari virus.

9. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang sebaiknya install dan scan dengan antivirus yang dapat mendeteksi Sality dengan baik.

Baca Selengkapnya......
Virus PIF/Starter atau yang lebih dikenal dengan virus shortcut membuat kesal korbannya dengan banyak sekali shortcut yang dibuat oleh virus tersebut. Repotnya, kalau cara penanganan virus ini tak tepat maka ia malah akan kembali lagi, lagi dan lagi.

Oleh sebab itu, simak 7 cara jitu dari analis virus Vaksincom MG Lat untuk menghentikan banjir shortcut yang diakibatkan virus ini:

1. Sebelumnya matikan dulu proses system restore.

2. Matikan proses dari file Wscript yang terletak di C:\Windows\System32, dengan cara menggunakan tools seperti CProcess, HijackThis atau dapat juga menggunakan Task Manager dari Windows.

3. Setelah dimatikan proses dari Wscript tersebut, kita harus men-delete atau me-rename dari file tersebut agar tidak digunakan untuk sementara oleh virus tersebut.

Sebagai catatan, kalau kita me-rename dari file Wscript.exe tersebut dengan otomatis, maka akan dikopikan lagi di folder tersebut. Oleh sebab itu, kita harus mencari di mana file Wscript.exe yang lainnya, biasanya ada di C:\Windows\$NtServicePackUninstall$, C:\Windows\ServicePackFiles\i386.

Tidak seperti virus-virus VBS lainnya, kita bisa mengganti Open With dari file VBS menjadi Notepad, virus ini berextensi MDB yang berarti adalah file Microsoft Access. Jadi Wscript akan menjalankan file DATABASE.MDB seolah-olah dia adalah file VBS.

4. Delete file induknya yang ada di C:\Documents and Settings\\My Documents\database.mdb, agar setiap kali komputer dijalankan tidak akan me-load file tersebut. Dan jangan lupa kita buka juga MSCONFIG, disable perintah yang menjalankannya.

5. Sekarang kita akan men-delete file-file Autorun.INF. Microsoft.INF dan Thumb.db. Caranya, klik tombol START, ketik CMD, pindah ke drive yang akan dibersihkan, misalnya drive C:\, maka yang harus kita lakukan adalah:

Ketik C:\del Microsoft.inf /s, perintah ini akan men-delete semua file microsoft.inf di seluruh folder di drive C:. Sementara kalau mau pindah drive tinggal diganti nama drivenya saja contoh: D:\del Microsoft.inf /s.

Untuk file autorun.inf, ketik C:\del autorun.inf /s /ah /f, perintah akan men-delete file autorun.inf (syntax /ah /f) digunakan karena file tersebut memakai attrib RSHA, begitu juga untuk file Thumb.db lakukan juga hal yang sama.

6. Untuk men-delete file-file selain 4 file terdahulu, kita harus mencarinya dengan cara search file dengan ekstensi .lnk ukurannya 1 kb. Pada 'More advanced options' pastikan option 'Search system folders' dan 'Search hidden files and folders' keduanya telah dicentang.

Harap berhati-hati, tidak semua file shortcut / file LNK yang berukuran 1 kb adalah virus, kita dapat membedakannya dari ikon, size dan tipenya. Untuk shortcut yang diciptakan virus ikonnya selalu menggunakan icon 'folder', berukuran 1 kb dan bertipe 'shortcut'. Sedangkan folder yang benar harusnya tidak memiliki 'size' dan tipenya adalah 'File Folder'.

7. Fix registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan registry salin script dibawah ini pada program 'notepad' kemudian simpan dengan nama 'Repair.inf'. Jalankan file tersebut dengan cara:

- Klik kanan repair.inf
- Klik Install

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

[del]
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Winupdate
HKCU,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, explorer

Baca Selengkapnya......
Grab this Widget ~ Blogger Accessories

Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional

Tulisan Terbaru

isine